EMP sangat berkomitmen untuk mencapai visinya menjadi pemain terkemuka di industri minyak dan gas, sebuah komitmen yang mencakup filosofi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Sebagai sebuah perusahaan, EMP berdedikasi untuk memastikan bahwa kehadirannya di wilayah-wilayah ini menghasilkan pengaruh yang konstruktif dan bermanfaat bagi masyarakat setempat.
Kerangka kerja keterlibatan masyarakat
Mengidentifikasi dan menganalisis masalah masyarakat
EMP memiliki kerangka kerja keterlibatan masyarakat yang kuat yang telah diselaraskan dengan peraturan setempat dan praktik serta standar terbaik yang diakui secara internasional untuk industri minyak dan gas. Kerangka kerja keterlibatan masyarakat ini diterapkan pada setiap proyek yang dilaksanakan di semua unit bisnis kami. Kerangka kerja keterlibatan masyarakat mengikuti pendekatan empat langkah seperti yang ditunjukkan di bawah ini.
Mengidentifikasi dan menganalisis masalah masyarakat
EMP percaya bahwa sebelum menjalankan operasi apa pun, penting bagi kami untuk memahami berbagai pemangku kepentingan dalam masyarakat setempat, bagaimana mereka akan terdampak oleh operasi kami dan lebih jauh lagi, bagaimana kami dapat mengangkat masyarakat tersebut untuk memastikan hasil positif pada aspek pembangunan ekonomi, kesehatan, infrastruktur, dan kemampuan mereka.
Pada awal setiap proyek, EMP melakukan Penilaian Dampak Lingkungan dan Sosial (ESIA) untuk memahami bagaimana kegiatan akan berdampak pada masyarakat setempat. Sebagai bagian dari ESIA, ada dua kegiatan utama yang dilakukan, yaitu:
Di akhir latihan, para pemangku kepentingan akan ditempatkan pada matriks keterlibatan pemangku kepentingan berdasarkan seberapa besar dampak yang mereka terima dari operasi dan seberapa jauh mereka dapat memengaruhi operasi.
Latihan pemetaan pemangku kepentingan di EMP bukanlah acara satu kali, tetapi proses dinamis yang ditinjau ulang setiap dua tahun di setiap lokasi operasi. Ini memastikan bahwa pemahaman kita tentang masyarakat lokal tetap terkini, mengakui bahwa dinamika dan masalah masyarakat dapat berkembang. Dengan memperbarui pemetaan ini secara berkala, kami bertujuan untuk tetap tanggap terhadap kebutuhan masyarakat yang kami layani, secara proaktif menangani masalah yang muncul, dan mengurangi potensi ketegangan sebelum meningkat, dengan demikian menjaga hubungan yang harmonis dan konstruktif dengan semua pemangku kepentingan.
Merancang & merencanakan keterlibatan masyarakat
Setelah pemetaan pemangku kepentingan, EMP akan mengembangkan rencana keterlibatan masyarakat yang menguraikan tindakan khusus untuk mengatasi masalah pemangku kepentingan. Rencana ini merupakan hasil langsung dari interaksi dan pemahaman kami tentang masyarakat dan juga akan dipandu oleh lima tujuan pengembangan masyarakat kami. Misalnya, jika dampak pengeboran melebihi kemampuan mitigasi praktik rekayasa geo terbaik, EMP akan menghitung dan menawarkan kompensasi yang sesuai kepada anggota masyarakat setempat yang terdampak. Selain itu, inisiatif EMP tidak terbatas pada kompensasi; inisiatif tersebut juga mencakup pengembangan infrastruktur lokal, seperti pembangunan jembatan untuk meningkatkan transportasi, yang dicontohkan oleh proyek kami di Gebang.
Implementasi program
Sebelum meluncurkan program, EMP memperoleh persetujuan dari pemangku kepentingan melalui forum yang melibatkan pemerintah daerah, pemimpin masyarakat, anggota, dan LSM untuk dialog yang transparan tentang strategi keterlibatan masyarakat, guna memastikan keselarasan dengan harapan masyarakat. Forum ini dilengkapi dengan penjangkauan langsung di desa-desa untuk memperkuat efektivitas rencana keterlibatan masyarakat.
Sepanjang program CSR, EMP bekerja sama erat dengan masyarakat untuk mencapai tujuan program. Manajer CSR yang berdedikasi bertindak sebagai kontak utama masyarakat, melacak kemajuan program, area perbaikan, dan kepuasan masyarakat melalui Diskusi Kelompok Terarah dan Rencana Aksi Masyarakat. Perpaduan antara keterlibatan formal dan informal ini menjamin kepuasan masyarakat terhadap pelaksanaan program. Laporan mingguan tentang kegiatan akan disiapkan dan dikomunikasikan kepada pemangku kepentingan utama.
Mengevaluasi, melaporkan, dan memperbarui
Setiap tahun, EMP mengevaluasi dampak dan keberhasilan inisiatif keterlibatan masyarakatnya menggunakan Indeks Kepuasan Masyarakat, sebuah survei yang mengukur kepuasan masyarakat setempat. Umpan balik ini memandu peningkatan program, yang mendorong pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Selain itu, EMP berbagi keberhasilan program dengan pemerintah daerah dan regulator, untuk memastikan keselarasan dan pencapaian tujuan yang ditetapkan.
Mekanisme pengaduan masyarakat
EMP percaya pada pendekatan kolaboratif dengan masyarakat setempat untuk mengumpulkan, menilai, dan menangani setiap keluhan masyarakat. Di semua masyarakat, kami telah menerapkan prosedur pengaduan masyarakat sebagai berikut:
| Langkah pengaduan | Prosedur |
|---|---|
| Menerima pengaduan | EMP telah menyediakan berbagai saluran untuk melaporkan pengaduan. Ini termasuk: • Hotline telepon • Saluran Whatsapp masyarakat • Laporan langsung • Laporan media • Laporan pemerintah daerah, pemerintah daerah, dan kepala desa Saluran ini dipromosikan melalui keterlibatan langsung dengan masyarakat setempat, dengan menekankan kesadaran di antara kelompok paling rentan yang diidentifikasi dalam latihan pemetaan pemangku kepentingan. Manajer program CSR secara aktif menjangkau anggota masyarakat setiap minggu, menangani masalah kecil secara proaktif untuk mencegahnya meningkat menjadi keluhan besar. Keluhan yang dilaporkan akan diproses dan dimasukkan ke dalam buku catatan eksternal. Keluhan ini akan diarahkan ke tim terkait di EMP untuk diselidiki. |
| Menyelidiki keluhan | Setelah menerima keluhan, EMP segera memberi tahu manajemen dan divisi terkait, untuk memastikan tanggapan yang terkoordinasi. Investigasi dimulai dalam 1-2 hari sejak diterimanya keluhan untuk segera menangani dan menyelesaikan masalah apa pun |
| Menyiapkan tanggapan | Jika keluhan memang disebabkan oleh operasi EMP, tindakan berikut akan diambil: • Kompensasi akan diberikan sesuai dengan situasi. • Perbaikan atau penyesuaian akan dilakukan sesuai kebutuhan. • Berdasarkan kesepakatan bersama, program tindakan perbaikan dapat dilaksanakan Rencana akan disusun dan didokumentasikan dalam laporan dalam waktu 3-5 hari setelah konfirmasi bahwa keluhan disebabkan oleh EMP. |
| Resolusi | Resolusi pengaduan didokumentasikan dalam buku catatan, termasuk laporan kepada manajemen yang mengonfirmasi bahwa masalah telah diselesaikan. Untuk masalah yang signifikan, laporan juga dibuat kepada pihak terkait (unit pemerintah daerah, otoritas distrik, departemen pemerintah, dan pasukan keamanan). Siaran pers disiapkan untuk mengumumkan bahwa pengaduan telah berhasil ditangani. |
Program Keterlibatan Masyarakat dalam EMP Tahun 2023
Program keterlibatan masyarakat EMP berlandaskan pada lima tujuan utama. Berikut ini adalah sorotan kegiatan yang dilakukan terhadap lima tujuan kami pada tahun 2023:
| Tujuan CSR | Kegiatan |
|---|---|
| Ekonomi Meningkatkan penghidupan masyarakat lokal |
• Cultural Camp bersamaan dengan Kegiatan Lomba Sampan di Telaga Air Merah, Desa Tanjung, Kecamatan. Tebing Tinggi Barat Event tahunan pariwisata Meranti Tahun 2023 (tahun ke-3) dihadiri oleh Bupati Meranti dan SKPD. Lomba perahu kano diikuti oleh 60 kelompok dan 1 kelompok 2 orang (120) orang (5 kelompok penerima manfaat, dan total masyarakat penerima 250 orang) • Semarak Ekowisata Mangrove di Mangrove Sungai Merambai (lomba perahu kano, lomba puisi, lomba menggambar, • Sharing Session 2 (tahun ke 2), dilaksanakan di Aula Teras Mangrove, Kelompok Laskar Mandiri Mangrove, Historic River, Kampung Kayu Ara Permai, selama 2 hari, yang diikuti oleh 5 Kelompok Mangrove dengan jumlah penerima manfaat 75 orang. • Jumlah Peserta Sekitar 50 Orang • Keikutsertaan dalam Pameran UMKM MTQ, Kapnas (4 UMKM) • Kegiatan Pengembangan Ibu-Ibu PKK Kelompok Sagu (20 UMKM) • Pembuatan Demplot Pertanian di MSJ 6 (9 orang) • Pembangunan Rumah Kaca untuk Lahan Pertanian pengembangan (kerjasama dengan Bhayangkari) Kepolisian Siak) Jumlah penerima manfaat 54 orang • Pelatihan Ibu-ibu PKK di Dusun Sungai Kurau Desa Lukit (25 orang) |
| Kesehatan Meningkatkan kondisi kesehatan, fasilitas, dan layanan yang diberikan kepada komunitas ini |
• Pemberian bantuan buku KIA sebagai alat ukur kondisi anak bekerja sama dengan Puskesmas Teluk Belitung Kabupaten Merbau Kepulauan Meranti (Total 500 Penerima Manfaat) • Bantuan pemberian makanan tambahan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Siak dan Puskesmas Sungai Apit, untuk 14 anak dan 6 anak di Sungai Kurau • Program Pelatihan Kader Posyandu dan Jambore Kader Posyandu untuk meningkatkan kapasitas Kader dalam sistem pengendalian dan penanganan Stunting (72 Kader + 8 peserta) • Kegiatan Penyuluhan Pola Hidup Bersih dan Sehat di 2 Sekolah (SDN 16 Sungai Kurau dan SMKN 1 Merbau) 235 penerima manfaat di Kecamatan Merbau • Asesmen Lomba dan Pengobatan PHBS di Puskesmas Teluk Belitung (95 orang) PT ITA bekerja sama dengan Bakrie Amanah dalam melaksanakan program Khitan Massal dengan total (105 anak) |
Pendidikan Meningkatkan standar pendidikan komunitas tempat kami bekerja |
• Program Bantuan Pendidikan Beasiswa STKIP Meranti (Yang Berprestasi Tidak Mampu) selama 1 tahun sebanyak 2 kali (semester 1 sebanyak 20 penerima manfaat dan semester 2 sebanyak 25 penerima manfaat) berjumlah 45 penerima manfaat, Lokasi Desa Teluk Belitung, Kecamatan Merbau, Kabupaten Merbau • Keagamaan Non Formal Bantuan Pendidikan (Total Penerima 360 orang) • Program Sekolah Adiwiyata bekerjasama dengan SMAN 2 Sungai Apit di Kecamatan Kampung Lalang. Sungai Apit, Kabupaten Siak |
| Lingkungan Melindungi dan meningkatkan lingkungan alam |
• Penanaman 250 pohon mangrove di Desa Mayangsari, Kecamatan Merbau dalam rangka bulan K3N • Pelaksanaan kegiatan puncak penanaman mangrove nasional serentak oleh jajaran TNI di seluruh Indonesia, 2000 pohon di Mangrove Sungai Bersejarah (MSB) Sungai Apit dan 50 pohon di Mangrove Sungai Merambai, Kecamatan Merbau (total 2050 mangrove) • Penanaman 200 pohon mangrove jenis Mangrove, di Desa Mayangsari, yang diikuti oleh kelompok mangrove Haji Mayangsari, PT CGN, Kel mangrove merambai, mangrove imbang, mangrove Lukit, dan KSOP Teluk Belitung dalam rangka Hari Sumpah Pemuda ke-95 PT ITA bekerja sama dengan kelompok mangrove Haji Mayangsari |
Infrastruktur Meningkatkan kondisi kesehatan, fasilitas, dan layanan yang diberikan kepada komunitas ini |
• Pengecoran Jalan Tanjung sepanjang 240 meter x lebar 3 meter, tinggi 18 cm dengan pola kerja swadaya, dikoordinasikan oleh Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) dengan gotong royong bersama masyarakat, dan dari PT ITA memberikan bantuan material (lebih dari 1000 penerima manfaat) untuk jalan tersebut Serta mendekati lokasi jalan akses PT ITA di MSTB • Bantuan perbaikan jembatan utama Desa Lukit dengan jumlah penerima manfaat 100 orang |
Untuk rincian lengkap mengenai program keterlibatan komunitas kami, silakan lihat laporan keberlanjutan kami.
Kinerja Keterlibatan Masyarakat EMP Tahun 2023
Pada tahun 2023, EMP mengalokasikan total anggaran sebesar $645.552 untuk program CSR kami. Berikut ini adalah rincian anggaran dan pengeluaran aktual di area operasional kami:
| Unit Bisnis | Anggaran Tahun 2023 (USD) | Realisasi Kegiatan Tahun 2023 (%) |
|---|---|---|
| Selat Malaka | 171.597 orang | 97% |
| Bentu | 443.509 | 90% |
| Kangen | 30.446 orang | 98% |
| Sengkang | 32.550 orang | 37% |
| Minggu ‘B’ | 511.654 juta | 81% |
Sebagai bukti efektivitas program keterlibatan masyarakat kami, EMP menerima beberapa penghargaan atas program CSR-nya termasuk: